Ketua Projo Riau Sonny Silaban Mendukung Usulan Kapolri WFH 1 minggu setelah Mudik

Ketua Projo Riau Sonny Silaban Mendukung Usulan Kapolri WFH 1 minggu setelah Mudik

Ketua Projo Riau Sonny Silaban Mendukung Usulan Kapolri WFH 1 minggu setelah Mudik

Visi Indonesia - Ketua Projo Riau, Sonny Silaban mendukung saran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar pemerintah dan perusahaan-perusahaan memperbolehkan work from home (WFH) para pekerja dan pegawai negeri sipil demi menghindari kemacetan di jalan imbas seluruh pemudik pulang di waktu yang sama. 

 

Sonny Silaban meminta Kemenaker hingga Satgas COVID-19 untuk mempertimbangkan  saran Kapolri ini dengan serius untuk jadi keputusan secara nasional demi kebaikan dan keselamatan bersama.

 

Sonny mengapresiasi sejumlah langkah pemerintah untuk mengantisipasi terkait arus balik Lebaran 2022, salah satunya dengan memperpanjang libur anak sekolah. Meski begitu, Sonny menilai langkah itu belum cukup mengurai macet.

 

"Memperpanjang libur sekolah itu cukup? Saya kira belum, karena lebaran kali ini begitu banyak masyarakat yang mudik karena sudah lama gak boleh mudik kali ini baru diizinkan mudik. Saya kira hal inj harus dimaklumi, sehingga ketika potensi stuck, potensi macet parah, mestinya sudah diperhitungkan jauh-jauh hari," kata Ketua Projo Riau saat dihubungi, Sabtu (7/5/2022).

Sonny menilai saran Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait WFH bagi para pekerja untuk seminggu ke depan sudah sangat tepat. Dia mendesak agar saran Kapolri ini dijadikan keputusan secara nasional.

"Terkait saran dan usul Kapolri, saya kira tidak sebatas saran saja. Saya setuju sekali apa yang disampaikan Pak Sigit ya. Itu perlu dilakukan dalam bentuk kebijakan secara nasional antara Satgas COVID, Menaker, Polri," ucapnya.

Sonny yang juga salah satu tokoh muda Riau ini menyebut saran WFH dari Kapolri ini juga berkaitan dengan kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia. Dia menyebut saran WFH ini bisa menghindari sejumlah risiko.

Menurut Ketua Projo Riau memberikan ruang selama 1 minggu juga dapat meminimalisir potensi penyebaran Covid-19 "Masyarakat kan banyak yang mudik dari kampung masing-masing dan bertemu banyak orang, jadi kalau diperbolehkan WFH itu bisa meminimalisir penyebaran covid-19." ucapnya.

 

Ketua Projo Riau juga meminta Gubernur, Kapolda dan Danrem untuk ikut merespon saran kapolri sebagai bagian yang penting untuk diterapkan di Provinsi Riau. 

 

Menurut Sonny juga masyarakat Riau banyak yang mudik sehingga saran kapolri tersebut sangat baik agar tidak menimbulkan kemacetan arus balik menuju Riau.

 

"Saya kira langkah bijak agar Satgas, kepolisian, Kemenkes, Kemendikbud, dan Kemenaker ambil keputusan bersama agar untuk mengurai kemacetan bisa digunakan WFH seminggu ke depan," lanjut dia.

 

Sonny menilai pernyataan Kapolri ini tidak cukup sebatas saran. Sekali lagi, dia menegaskan agar saran ini dijadikan keputusan secara nasional.

 

"Saya kira semua akan maklum dan, ketika WFH pun, perusahaan-perusahaan akan memahami dan mematuhi kalau ada keputusan nasional. Kesimpulannya, saya kira saran Kapolri bisa jadi keputusan nasional agar dalam satu minggu ke depan agar bisa di-WFH-kan agar bisa mengurai. Justru saya dorong untuk jadi keputusan nasional untuk mengurai kemacetan. Jadi tak cukup mengimbau dan saran. Jadi saran Kapolri kita angkat untuk keputusan nasional, tutur ketua Projo Riau.

 

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan jajarannya bersama stakeholder terkait bekerja keras untuk mengurai arus balik Lebaran 2022. Salah satu yang dia sarankan adalah agar instansi swasta maupun pemerintah menerapkan work from home (WFH) selama sepekan.

 

"Tentunya kita juga imbau untuk mengurai arus balik khususnya bagi instansi-instansi baik swasta maupun pemerintah yang masih memungkinkan untuk satu minggu ini bisa melaksanakan aktivitas dengan gunakan media yang ada, seperti online, work from home," kata Sigit.

 

"Tentunya itu (WFH) menjadi salah satu yang kita sarankan sehingga arus balik ini betul-betul bisa kita jaga. Namun tentunya tidak mengganggu aktivitas di institusi ataupun di kantor-kantor yang ada sehinga efektifitas dan produktivitas juga tidak boleh terganggu" tutup ketua Projo Riau.

Comments (0)

There are no comments yet

Related Posts

Paling Dicari

Leave a Comment