GAPKI : Kita Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Sektor Kelapa Sawit, Semoga Kelangkaan Minyak Goreng Nasional Teratasi

GAPKI : Kita Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Sektor Kelapa Sawit, Semoga Kelangkaan Minyak Goreng Nasional Teratasi

GAPKI : Kita Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Sektor Kelapa Sawit, Semoga Kelangkaan Minyak Goreng Nasional Teratasi

Visiindonesia.com, Pemerintah mengambil keputusan melalui Presiden Jokowi menghentikan smeentara waktu ekspor Minyak sawit mentah (CPO) Jumat, 23 April 2022.

Melalui pesan whatsap salah satu pengurus GAPKI Riau Marianto Ari yang pernah menjadi Panitia Gerakan VAKSINASI COVID 19 untuk masyarakat Desa Produktif dan Perkebunanan yang di resmikan oleh Presiden Jokowi tahun 2021 lalu secara Nasional.

Melalui pesan whatsAp Sabtu (23/04/22) menyampaikan sebagai sekretaris eksecutive GAPKI Riau saya sampaikan, “GAPKI yang mewadahi pelaku usaha perkelapa sawitan mendukung setiap kebijakan pemerintah terkait sektor kelapa sawit”.

Berikut statmen resmi GAPKI yang sudah di rilis kepada awak media visiindonesia.com :

1.Kami sebagai pelaku usaha perkelapasawitan mendukung setiap kebijakan pemerintah terkait sektor kelapa sawit. Kami menghormati dan akan melaksanakan kebijakan seperti yang disampaikan oleh Presiden

2.Kami akan memonitor perkembangan di lapangan setelah berlakunya kebijakan tersebut

3.Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan dalam mata rantai industri sawit 

untuk memantau dampak kebijakan tersebut terhadap sektor keberlanjutan usaha sektor kelapa sawit

4.Jika kebijakan ini membawa dampak negatif kepada keberlanjutan usaha sektor 

kelapa sawit, kami akan memohon kepada pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan tersebut.

Sementara itu Menteri perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Jumat,(23/04/22) menyampaikan bahwa dampak larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng terhadap industri akan minimal, meskipuntentu akan ada dampaknya.

Dengan adanya larangan tersebut, lanjut Menperin, porsi minyak goreng yang tadinya untuk ekspor, akan dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri.

"Maka porsi minyak goreng yang tadinya untuk ekspor akan sepenuhnya digunakan untuk menggenjot produksi minyak goreng bagi pasar domestik," ujar Menperin.

****

 

Comments (0)

There are no comments yet

Related Posts

Paling Dicari

Leave a Comment