FPK Pekanbaru Gelar Raker 2026, Dorong Pendidikan Gratis hingga Pembinaan Setara RT/RW

FPK Pekanbaru Gelar Raker 2026, Dorong Pendidikan Gratis hingga Pembinaan Setara RT/RW

VISIINDONESIA.COM - PEKANBARU – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru mempertegas komitmennya dalam menjaga persatuan dan merawat kerukunan di tengah keberagaman suku dan etnis. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) FPK Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang berlangsung pada Senin (10/10/2026).Raker tahun ini mengusung tema strategis, yaitu “Pembauran Mewujudkan Pekanbaru yang Toleran, Harmonis, Aman, dan Nyaman”.Ketua FPK Kota Pekanbaru, Dr. Dwi Agus Sumarno, menjelaskan bahwa momentum raker ini difungsikan sebagai ruang terbuka untuk menjaring aspirasi dari seluruh paguyuban suku dan etnis di Pekanbaru.

Pelaksanaan agenda ini juga menjadi amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 34 Tahun 2006 dan Surat Keputusan Wali Kota Pekanbaru Nomor 6 Tahun 2026."FPK Kota Pekanbaru membawahi banyak paguyuban dari berbagai suku dan etnis. Kami akan terus berupaya membantu Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mewujudkan pembangunan yang mengedepankan persatuan dan kebersamaan," ujar Dwi Agus.Semua aspirasi yang masuk akan dirangkum menjadi rencana kerja jangka panjang FPK. Nantinya, draf tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagai bahan pertimbangan kebijakan daerah.

Ajukan 4 Poin Usulan Krusial Dalam raker tersebut, FPK Kota Pekanbaru merumuskan empat usulan utama yang akan disampaikan langsung kepada Wali Kota Pekanbaru:Pendidikan Gratis: Pemberian beasiswa dan akses pendidikan tanpa biaya bagi siswa dari keluarga tidak mampu.Jaminan Kesehatan: Bantuan jaminan kesehatan bagi anggota paguyuban, mengingat banyak pengurus yang tergolong dalam kelompok ekonomi menengah ke bawah.Dukungan UMKM: Bantuan dan stimulus bagi pedagang kecil serta pelaku usaha mikro yang tergabung di dalam paguyuban guna mendongkrak ekonomi warga.Pembinaan Setara RT/RW: Permohonan program pembinaan langsung dari Pemko Pekanbaru, seperti kegiatan retret, agar penyelarasan visi pembangunan kota bisa berjalan optimal."Akses terhadap pendidikan dan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Kami juga berharap pemerintah memberikan ruang yang lebih besar bagi organisasi paguyuban untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah," imbuh Dwi Agus.Agenda besar ini turut dihadiri oleh Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Pekanbaru Firman Hadi, Kepala Bakesbangpol Kota Pekanbaru Irwan Suryadi, seluruh Camat se-Kota Pekanbaru, serta para Ketua Paguyuban suku dan etnis setempat. Melalui sinergi ini, FPK berharap perbedaan yang ada di Pekanbaru tidak menjadi pembatas, melainkan menjadi roda penggerak kesejahteraan kota.

Comments (0)

There are no comments yet

Related Posts

Paling Dicari

Leave a Comment